Bagikan di:
     

Jaga Nutrisi dengan Makanan Terbaik Bagi Lansia

Pastikan nutrisi dan gizi seimbang bagi para lansia dengan asupan makanan yang tepat
Pastikan nutrisi dan gizi seimbang bagi para lansia dengan asupan makanan yang tepat

Saat usia bertambah dan menjadi lanjut usia atau lansia, jenis makanan sudah perlu diperhatikan. Dengan asupan gizi yang tepat, kita bisa menikmati usia tua dengan kesehatan yang lebih baik dan tubuh yang lebih bugar. Dan dengan memperhatikan nutrisi makanan bagi lansia, akan membantu mengurangi berbagai penyakit di masa tua. Apa saja makanan atau nutrisi yang tepat untuk mereka yang sudah senior ini?

 

Minyak Zaitun

Minyak zaitun, atau olive oil, diperlukan untuk campuran makanan bagi yang sudah berusia senior. Kebutuhannya cukup 2 sendok makan per hari yang bisa dicampur pada makanan yang disantap. Atau bisa untuk olahan berbagai makanan.

Mengapa minyak zaitun penting? Karena minyak zaitun mengandung lemak baik atau lemak tidak jenuh tunggal atau Monounsaturated Fatty Acid (MUFA). yang cukup bagus bagi para lansia. Beberapa manfaat lemak baik ini untuk memperbaiki resistensi insulin, dan ini bagus untuk penderita diabetes, penyakit yang umum dialami mereka yang sudah berusia lanjut.

Kandungan beta sitosterol pada minyak zaitun juga bagus untuk menghindari penyakit kolesterol, dengan menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL (Low Density Lipoprotein). Kolesterol jahat atau LDL bisa menempel pada pembuluh darah yang bisa menyebabkan penyumbatan pembuluh darah.

Alternatif lain selain minyak zaitun adalah minyak kanola, kacang-kacangan seperti almond, dan alpukat yang memiliki kandungan nutrisi yang mirip. Ini jika kita sulit mencari minyak zaitun.

 

Baca juga:
Bersahabat dengan Lemak



 

Susu

Susu ternyata juga bagus bagi kesehatan lansia, dan bukan bagi mereka yang masih masa pertumbuhan saja. Mengingat susu mengandung kalsium yang bagus bagi kesehatan tulang supaya tidak terkena osteoporosis atau pengeroposan tulang.

Berapa banyak susu yang bisa dikonsumsi para lansia? Dengan meminum 1 gelas susu per hari, ini sudah mencukup kebutuhan sekitar 25% kalsium harian dalam tubuh. Sumber kalsium lainnya yang bisa disantap oleh para lansia adalah ikan, daging, ayam, tahu, tempe dan kacang-kacangan. Meskipun sebaiknya menjaga pola makan, tapi sebaiknya selalu mendapat asupan kalsium dengan makan yang terdiri atas protein nabati dan protein hewani.

Mengingat mereka yang sudah lansia sering menghadapi masalah pencernaan, maka minum susu yang rendah laktosa bisa menjadi pilihan terbaik. Hal ini akan mengurangi risiko gangguan pencernaan saat rutin minum susu.

Susu banyak manfaatnya bagi semua orang dari segala usia. Apa saja jenis susu dan manfaat susu? Silahkan baca artikel berikut:
Mengenal Susu dan Manfaat Susu

 

 

Alpukat

Alpukat juga merupakan salah satu buah wajib bagi mereka yang sudah lanjut usia. Alpukat mengandung banyak kalori dan gizi. Selain itu alpukat juga kaya akan manfaat.

Alpukat juga mengandung serat yang cukup bagi kebutuhan mereka yang sudah lanjut usia atau senior. Serat bermanfaat untuk kesehatan saluran pencernaan. Selain itu, asupan serat yang cukup, bisa membantu menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes, maupun penyakit pada pembuluh darah.

Selain kandungan serat, alpukat juga mengandung lemak tidak jenuh tunggal atau Monounsaturated Fatty Acid (MUFA) atau dikenal sebagai lemak baik. Ini akan membuat kadar kolesterol baik atau HDL (High Density Lipoprotein) meningkat dan ini bagus untuk kesehatan.

Kandungan lain pada alpukat adalah magnesium dan kalium yang bagus untuk kesehatan jantung dan tubuh pada umumnya. Sedangkan kandungan vitamin yang cukup banyak pada alpukat adalah vitamin A, vitamin B6, dan vitamin E.

Buah alpukat punya banyak manfaat untuk kesehatan tubuh bukan hanya bagi mereka yang sudah lansia. Silahkan baca artikel berikut ini yang menyajikan segudang manfaat alpukat:
Alpukat Buah Serbaguna dan Kaya Manfaat

 

Daging

Memang banyak mereka yang sudah memasuki usia tua mulai mengurangi berbagai jenis makanan, termasuk daging. Tapi mengkonsumsi daging, bagus untuk kesehatan lansia dengan porsi nutrisi yang seimbang dan tepat.

Daging memiliki kandungan vitamin B12 yang bisa menurunkan risiko terkena anemia. Pada orang lansia, mereka sering merasakan kesemutan atau kebas pada kaki atau mudah lelah. Bisa jadi ini disebabkan karena kekurangan vitamin B12.

Sumber vitamin B12 selain pada daging, bisa didapat dengan mengkonsumsi telur, ikan, susu dan hati sapi. Namun perhatikan untuk selalu seimbang dan berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu ketika ingin menyantap daging bagi mereka yang memiliki tekanan darah tinggi atau penyakit kolesterol.

 

Ikan Salmon

Jangan lupa untuk mengkonsumsi ikan salmon. Karena ikan salmon mengandung vitamin D untuk kebutuhan harian mereka yang sudah lansia. Hal ini karena kemampuan kulit untuk membentuk vitamin D dengan bantuan matahari sudah berkurang pada mereka yang sudah berusia tua. Sehingga asupan vitamin D dari makanan dan suplemen menjadi sangat dibutuhkan.

Selain ikan salmon, beberapa ikan lain juga bisa menjadi sumber vitamin D yang bagus untuk tubuh seperti ikan nila, ikan kakap dan ikan kembung. Kuning telur dan susu juga mengandung vitamin D bagi tubuh.

Selain itu, ikan salmon mengandung Poltunsaturates Fatty Acid atau PUFA yang dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai lemak tak jenuh ikatan ganda. Ini bagian dari lemak baik yang penting dari tubuh yang sering dikenal dengan Omega 3 dan Omega 6. PUFA bagus perbaikan sel.

Lemak baik ini banyak terdapat pada ikan salmon. Alternatif lain adalah ikan tuna, tenggiri dan kakap. Namun PUFA juga terdapat pada olahan kedelai seperti tempe, tahu, serta pada touge dan alpukat.

 

Air Putih

Minum air jangan sampai dilupakan jika sudah bertambah umur menuju masa lanjut usia. Hal ini karena saat berusia lanjut, lebih sulit merasa haus. Ini berbahaya karena bisa menyebabkan dehidrasi.

Minum air secara cukup bagi lansia sangat penting supaya menjaga cairan di dalam tubuh tetap seimbang. Hal ini akan menghindari berbagai penyakit akibat kekurangan cairan tubuh, termasuk penyakit ginjal. Dan jumlah cairan yang seimbang di dalam tubuh membantu menjaga asupan oksigen dalam darah yang dialirkan ke otak tetap terjaga dengan baik.

Namun bagi penderita penyakit ginjal maupun penderita penyakit jantung, harus memperhatikan agar tidak minum air secara berlebihan. Karena ini bisa berbahaya bagi mereka. Sehingga perlu dikonsultasikan ke dokter, berapa banyak yang bisa diminum per harinya.

Minum air secara teratur bisa membuat tubuh lebih sehat. Apa saja manfaat minum air dengan teratur? Artikel berikut membahasnya:
Minum Air Membuat Sehat

Ya, dengan memperhatikan asupan nutrisi pada para lansia, ini akan memiliki manfaat besar bagi kesehatan fisik dan mental mereka yang sudah lansia. Kebutuhan gizi sangat penting diperhatikan supaya meningkatkan kualitas hidup seseorang yang sudah lanjut usia, termasuk membuat para lansia lebih kebal terhadap penyakit dan organ tubuh yang sudah tua masih bisa berfungsi secara baik.

Selain tubuh yang sehat, dengan asupan yang tepat membuat para lansia tetap bisa produktif. Karena makanan atau asupan yang tepat ini akan mempengaruhi daya ingat dan fungsi mental bagi para lansia. Dan kebutuhan nutrisi ini harus diperhatikan bahkan setiap hari.

Karena itu, pastikan para lansia memperhatikan jenis makanan seperti yang telah diulas dalam artikel ini. Dan pastikan makanan yang diasup mengandung protein, serat, vitamin, mineral, lemak baik seperti Omega 3 dan Omega 6, serta kaya antioksidan.