Bagikan di:
     

Beda Wabah, Epidemi, dan Pandemi

Apa beda wabah, epidemi dan pandemi?u
Apa beda wabah, epidemi dan pandemi?u

Kita mungkin mengenal istilah wabah penyakit dan jika itu terjadi di sekitar kita, maka kita harus lebih waspada. Karena jika terjadi wabah, maka penyakit tersebut mudah menular dan kita lebih mudah terkena infeksi jika tidak berhati-hati. Namun selain wabah ada juga istilah lain lagi untuk penyebaran penyakit, yaitu epidemi dan pandemi. Apa saja bedanya dan mana yang lebih berbahaya?

Topik: Penyakit
Daftar Isi:
  1. Wabah
  2. Epidemi
  3. Pandemi

 

Wabah

Wabah adalah penyakit yang menyebar di suatu wilayah geografis. Memang wilayah yang penduduknya terkena infeksi penyakit tidak sampai satu negara, namun tetap harus diwaspadai.

Jumlah penyebarannya memang sedikit, namun tetap harus diwaspadai. Misalnya wabah penyakit demam berdarah. Biasanya penyebaran penyakit ini hanya terjadi di suatu wilayah, namun jumlah orang yang terkena cukup banyak.

Wabah memang merupakan awal dari penyebaran penyakit di suatu wilayah. Contohnya adalah penyakit COVID-19, pada awalnya merupakan wabah virus corona di daerah Wuhan, China, sebelum pada akhirnya menjadi pandemi.

Tingkatan selanjutnya dalam penyebaran penyakit adalah epidemi.

 

Baca juga:
Apa Gejala Corona COVID-19?



 

Epidemi

Epidemi adalah wabah yang cakupan wilayahnya lebih luas dan bisa jadi menyebar hingga di luar wilayah yang terdampak wabah tersebut. Sebagai contoh, saat kasus penyebaran virus corona di Wuhan mulai terjadi di kota-kota lainnya di China dan di luar China, hal ini mulai disebut Epidemi.

Namun bisa jadi penyebarannya sudah mencapai satu negara atau bahkan menyebar dalam satu benua. Maka hal ini biasa dikenal dengan sebutan epidemi.

Tapi bagaimana jika penyebarannya sudah mencapai banyak negara di seluruh dunia? Jika hal ini terjadi, biasanya Organisasi Kesehatan Dunia atau yang dikenal dengan nama WHO akan menetapkan bencana tersebut sebagai pandemi.

 

 

Pandemi

Jika penyebaran penyakit sudah terjadi di banyak negara di seluruh dunia dan sukar dikendalikan, maka hal ini disebut sebagai pandemi. Namun WHO akan menetapkan pandemi, jika penyebarannya sudah banyak di setiap negara.

Misalnya jika penyakit tersebut hanya terjadi di suatu negara, namun penyakit itu terbawa ke negara lain namun tidak menular di negara lain tersebut, maka belum bisa ditetapkan sebagai pandemi. Jadi pandemi baru bisa terjadi jika penyebaran penyakit ini sudah terjadi cukup banyak di setiap negara di seluruh dunia.

Jadi pandemi adalah tingkatan terparah dari penyebaran penyakit, atau bisa disebut sebagai wabah penyakit global yang terjadi di seluruh dunia.

Maka jika pandemi sudah terjadi, maka banyak pembatasan dilakukan di banyak negara, khususnya transportasi antar negara dan wilayah sangat dibatasi. Contoh pandemi adalah penyakit COVID-19 yang ditetapkan WHO menjadi pandemi karena telah terjadi di seluruh dunia.

Pencarian artikel ini: wabah|epidemi|pandemi.