Bagikan di:
     

Adenium atau Kamboja Jepang, Bunga Cantik Berbonggol

Adenium atau Kamboja Jepang, tanaman yang memiliki bunga yang indah dan pohon yang unik.
Adenium atau Kamboja Jepang, tanaman yang memiliki bunga yang indah dan pohon yang unik.

Adenium atau yang lebih dikenal dengan Kamboja Jepang adalah tanaman hias yang memiliki banyak penggemar. Bunga yang cantik dengan beraneka ragam warna dan memiliki bonggol yang unik merupakan daya tarik. Ada 100 jenis Adenium yang siap mempercantik rumah Anda. Jika Anda ingin menanamnya juga, berikut tips-tips perawatan Adenium yang layak diperhatikan.

 

Walau bernama Kamboja Jepang, tetapi tanaman bunga ini bukanlah berasal dari Jepang. Mungkin karena rupa tanamannya yang mirip bonsai asal Jepang, sehingga di Indonesia dipanggil dengan nama Kamboja Jepang. Tanaman ini termasuk tanaman padang pasir atau tanaman sukulen. Nama ilmiahnya adalah Adenium obesum.

Asalnya dari gurun pasir di Afrika dan Arab. Adenium dapat menyimpan air dalam bonggolnya sehingga tahan jika tidak disiram selama 3-4 hari dan dapat hidup pada lingkungan bersuhu 5-52 derajat Celcius.

Merawat Adenium atau Kamboja Jepang sebenarnya susah-susah gampang, mengingat tanaman ini bisa tinggal di gurun pasir yang minim perawatan. Tetapi, banyak hama dan penyakit yang mudah menjangkiti sehingga menjadi hal yang perlu mendapat perhatian. Agar tanaman ini dapat tumbuh sehat, subur dan cantik, berikan perhatian berikut pada tanaman Anda.

Berikut ini 8 tips merawat Adenium atau Kamboja Jepang:

  • Media tanam

    Hal pertama yang harus diperhatikan pada media tanam adalah apakah media tanam yang digunakan masih berpori. Jika sudah tidak, ini menandakan media tanam perlu diganti. Media tanam yang baik untuk tanaman adenium adalah campuran dari pasir kasar, pupuk kandang dan pecahan dari arang dalam rasio yang sama.

    Kedua, periksa tingkat keasanman. Media tanam dengan tingkat keasaman netral bernilai pH 7 sampai pH 5,5 cocok untuk pertumbuhan Adenium. Jika media tanam terlalu asam (tingkat keasaman bernilai kurang dari pH 7), dapat diberikan kapur dolomite untuk meningkatkan kadar basanya.
  • Lokasi penanaman

    Karena merupakan tanaman gurun pasir, Adenium paling baik jika ditanam ditempat yang terkena sinar matahari secara langsung. Semakin banyak dan semakin lama terjemur sinar matahari, akan semakin baik pertumbuhannya. Minimal, tanaman terkena sinar matahari selama 5 jam dalam sehari.
  • Penyiraman

    Tanaman sebaiknya disiram setiap pagi antara jam 7-9 pagi. Penyiraman pagi hari dimaksudkan agar tanaman tidak menjadi lembap sehingga menjadi tempat berkembangbiaknya lumut. Pada tanaman Adenium yang tidak sehat, penyiraman cukup dilakukan 3 hari sekali atau seminggu sekali sampai tanaman sehat kembali. Pada musim hujan, kurangi penyiraman ke tanaman agar akar tidak busuk.
  • Pemupukan

    Jenis pupuk yang baik digunakan untuk tanaman Kamboja Jepang adalah pupuk slow release contohnya Dekastar dan Magamp atau pupuk daun dalam bentuk cairan. Cara pemberiannya yaitu dengan menyiramkan pupuk cair pada tanaman seminggu sekali. Pemberian pupuk dengan cara disemprotkan langsung pada daun tidak efektif, karena Kamboja Jepang memiliki daun tebal dan memiliki lapisan lilin yang akan menghambat masuknya pupuk.

    Sebagai selingan, dapat diberikan pupuk NPK sebulan sekali. Dosis yang dianjurkan adalah sebanyak 2 gram pupuk NPK dilarutkan dalam 1 liter air untuk diberikan kepada 4-5 pot tanaman. Pupuk NPK yang telah dilarutkan diberikan dengan cara disiram pada media tanam.
  • Pemangkasan

    Selain untuk mempercatik penampilan, pemangkasan bertujuan untuk menghilangkan hama dan melebatkan bunga. Pemangkasan sebaiknya dilakukan setelah semua bunga yang berada 5 cm dari pangkal cabang telah rontok. Jangan lupa untuk mengoleskan fungisida pada luka pemangkasan. Tanaman yang baru dipangkas jangan langsung ditempatkan pada tempat yang terkena sinar matahari langsung, tetapi tempatkan dahulu di tempat teduh kurang lebih 1 minggu setelah pemangkasan.
  • Basmi hama dan penyakit

    Tungau merah (spider myte) adalah hama yang paling banyak menjangkiti Adenium. Beberapa ciri tanaman terjangkit hama ini adalah daun berwarna pucat dan kuning pada bagian ujung, daun layu dan rontok. Ciri unik dari tanaman terjangkit tungau merah adalah pada bagian bawah daun terlihat adanya jaringan benang halus yang mirip dengan jarang laba-laba. Untuk mengusir tungau merah, semprotkan tanaman dengan akarsida sesuai dosis 1-2 kali seminggu. Untuk pencegahan, akarsida dapat diberikan sebulan sekali. Adenium yang terkena hama ini harus segera dipisahkan dari tanaman lain agar tungau merah tidak berpindah dan menjangkiti tanaman lainnya.

    Hama lain pengganggu Adenium adalah nematoda. Hama ini menyerang bagian akar dan menyebabkan daun menjadi kuning dan rontok. Untuk penyembuhannya, dapat menggunakan Furadan 3G.

    Adenium rentan mengalami penyakit yang disebabkan jamur phomopsis. Jamur ini biasa tumbuh karena lingkungan yang lembap. Untuk menghilangkannya, dapat menggunakan Dithane M-45 atau Daconil sesuai dosis. Sedangkan, untuk pencegahannya, letakkan tanaman pada tempat terbuka yang terkena sinar matahari langsung dan menjaga kebersihan agar jamur tidak tumbuh.
  • Rias tanaman

    Salah satu daya tarik Kamboja Jepang adalah bonggolnya yang besar. Membuat bonggol menjadi besar caranya adalah dengan menimbun bonggol dalam media tanam selama 6 bulan. Setelah itu, bongkar media tanam secara hati-hati dan bersihkan bonggol.

    Anda dapat mempercantik tampilan Adenium dengan membuat kepangan pada cabang-cabangnya. Pilih 2-3 cabang yang memiliki ukuran yang hampir sama besar yang akan dikepang. Setelah kepangan telah sampai ujung cabang, ikat dengan tali rafia dan biarkan terikat selama beberapa bulan sampai akhirnya kepangan menyatu.
  • Kesehatan tanaman

    Memperhatikan sehat atau tidaknya tanaman penting agar dapat segera dilakukan tindakan pencegahan atau penyembuhan jika diketahui adanya hama, penyakit atau sesuatu yang mengganggu tanaman. Adenium yang sehat ditandai dengan adanya daun baru dan kuncup bunga yang selalu ada. Sedangkan, tanaman yang tidak sehat berciri-ciri banyak daun kuning, tidak ada bunga dan akar yang membusuk.

Adenium atau Kamboja Jepang adalah tanaman hias yang bagus untuk menghias rumah supaya taman makin asri. Dengan perawatan yang tepat, tanaman ini akan selalu berbunga dengan indah.