Bagikan di:
     

Sate Haji Romli RSPP

Sate Haji Romli RSPP
Sate Haji Romli RSPP

Sate merupakan salah satu makanan tradisional dari Indonesia yang telah menjadi salah satu makanan favorit. Salah satu sate yang sering dikunjungi warga Jakarta adalah Sate Haji Romli atau Sate Pak Muri. Sate ini sudah ada sejak tahun 1960-an ini. Gerobak sate dari Sate H Romli terletak persis di depan Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) di Jakarta sehingga sering juga dikenal sebagai Sate RSPP atau Sate Pertamina. Mengapa Sate H Romli memiliki cukup banyak penggemar setia yang bersedia mengantri untuk menikmati seporsi sate kegemaran mereka?

Gerobak Sate Haji Romli

Sate Madura Haji Romli mulai dirintis sejak tahun 1960-an. Pada saat itu, H Romli mendorong sendiri gerobaknya untuk menjual sate sambil berkeliling di daerah Kebayoran. Belakangan sate ini dijual di sebuah warung atau kedai. Sejak saat itu, para pengunjung yang mendatangi gerobak sate H Romli untuk menikmati kelezatan sate ayam dan sate kambing yang dibuat H Romli. Apalagi saat almarhum mantan presiden Soeharto dirawat di RS Pusat Pertamina atau RSPP, sate ini kebanjiran pesanan karena selain rasanya yang lezat juga letaknya yang strategis.

Saat ini, Sate H Romli atau Sate Pak Muri atau Sate RSPP dijual di gerobak sate di bawah tenda. Letaknya di Jalan Kyai Maja No. 21, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Sate Haji Romli tidak memiliki tempat permanen, namun hanya berupa tenda berukuran 3 x 4 meter dengan sebuah gerobak sate. Kedai Sate Romli terletak di area parkir depan Bakmi Yamin Mang Memet. Namun, jika para pengunjung sudah terlalu banyak, biasanya bisa juga makan sate di dalam restoran Bakmi Yamin Mang Memet, atau bisa juga membeli minuman di restoran tersebut untuk menemani sate yang sudah dipesan di kedai Sate RSPP atau RS Pertamina.

Lalu di samping gerobak terdapat tempat membakar sate. Ada dua tempat membakar sate mengingat banyaknya pesanan. Namun yang unik adalah tidak ada sate yang dibakar dengan menggunakan kipas angin listrik seperti kebanyakan penjual sate pada saat ini untuk membakar arang. Semuanya masih dilakukan secara tradisional yaitu dengan menggunakan kipas tradisional yang dikipaskan untuk membuat arang tetap terbakar. Inilah rahasianya yang membuat sate H Romli menjadi nikmat. Penggunaan kipas tradisional membuat bumbu meresap ke daging sate. Jika dengan kipas angin listrik, maka sate hanya matang di bagian luarnya saja sedangkan bumbu tidak dapat menyerap dengan sempurna.

Baca juga:
Soto Gebrak Cak Anton



 

 

Sate Haji Romli atau Sate Pak Muri?

Jika memakan sate pada sore hingga malam hari, biasanya ada spanduk bertulisan Sate Pak Muri. Apakah sate itu sama dengan Sate H Romli? Ternyata jika sore hari yang berjualan sate adalah adik Haji Romli yaitu Muri sehingga di tenda tersebut ditambahkan tulisan Sate Pak Muri. Mulai pukul 15.30, Muri akan mulai menjual sate ayam dan sate kambing. Cara masaknya juga berbeda. Sate Pak Muri memiliki aroma yang lebih kuat karena saat membakar sate, minyak ayam akan dituang ke sate sehingga menambah aroma khas sate. Selain sate ayam dan sate kambing, di kedai sate Pak Muri juga tersedia sate kulit ayam dan jeroan.

Pada pukul 8.00 hingga 15.00, Anda akan menjumpai Sate H Romli sedangkan mulai jam 15.30 hingga larut malam, Anda akan menjumpai Sate Pak Muri. Dari segi rasa, keduanya sama-sama enak, karena ada hubungan saudara, sehingga mereka berbagi rahasia resep kenikmatan sate.

Baca juga:
Telaga Sarangan



 

Sate Ayam dan Sate Kambing

Untuk sate ayam, sate RSPP baik dari H Romli maupun Pak Muri, keduanya memiliki ciri khas yang sama yaitu memiliki potongan daging ayam yang gemuk lalu ditusuk berseling kulit. Setelah itu, dibakar dengan kipas tradisional dan bukan kipas angin listrik. Hasilnya adalah aroma sate yang nikmat dengan rasa daging begitu gurih dan lembut. Setelah itu, di gerobak sate, sate yang sudah dibakar ditambah dengan bumbu kacang yang sedap dan lembut, kecap, dan taburan bawang goreng.

Begitu juga dengan sate kambing. Rasanya juga nikmat dengan bumbu kecap yang lezat. Daging kambing yang empuk membuat sate kambing di sini begitu lezat. Dan seperti tradisi di sini, semuanya dibakar dengan kipas tradisinal yang membuat daging menjadi matang dan bumbu meresap ke dalam.

Untuk seporsi sate ayam, harganya Rp. 13.000,-. Sedangkan jika Anda ingin menambah lontong, Anda harus menambah Rp. 2.000,-. Jadi dengan total Rp. 15.000,- Anda bisa menikmati sate ayam yang lezat. Sedangkan untuk sate kambing harganya Rp. 15.000,- per porsi. Untuk urusan minuman, Anda tinggal memesan di restoran Yamin yang menyediakan berbagai jus dan es. Tentunya pembayaran sate dan jus di restoran Yamin terpisah.

Tentunya menikmati sate di sini membuat rasa dan aroma sate yang kuat terbawa hingga ke rumah. Dan Anda tentunya akan merencanakan mengunjungi lagi. Pada siang hari biasanya ramai dikunjungi karyawan yang bekerja di Jakarta. Sedangkan pada malam hari, juga tetap ramai dikunjungi apalagi pada akhir pekan. Jika Anda siap mengantri maka Anda akan menikmati rasa yang khas dari Sate H Romli atau Sate Pak Muri ini.

 

Sate Ayam dan Kambing H Romli

Sate RSPP
Sate Pak Muri
Jam Buka:
  • Sate H Romli: 8.00 - 15.00
  • Sate Pak Muri: 15.30 - 24.00
Jl. Kyai Maja No. 21
(depan RS Pusat Pertamina/RSPP)
Kebayoran Baru
Jakarta Selatan
12120

Telp: (021) 722 1164
HP:
  • Sate H Romli: 0815 85366668
  • Sate Pak Muri: (021) 9190 5066
Pencarian populer: